Pemkot Palopo Apresiasi Program S2 Universitas Muhammadiyah

oleh
oleh

PALOPO, SATU BERITA | Universitas Muhammadiyah Kota Palopo melaksanakan Focus Grup Discussion (FGD) untuk membahas Penyusunan kurikulum program pascasarjana Magister Manajemen.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang rektor Universitas Muhammadiyah Kota Palopo, Rabu(27/11/19).

Sementara Walikota Palopo Drs.H.M Judas Amir, MH, yang diwakili oleh Asisten III bagian Administrasi Umum Dr. dr. Ishak Iskandar, M. Kes dalam sambutannya menyampaikan peningkatan kualitas SDM salah satu prioritas pembangunan ini juga sesuai Visi dan Misi Presiden yang terpilih.

Ishak Iskandar melanjutkan bahwa Walikota Palopo Sangat mengapresiasi adanya pembukaan Magister (S2) Manajemen karena ini adalah salah satu kebutuhan masyarakat, pemerintah dan swasta.

Apalagi kita ini yang ada di Kota Palopo sebagai ASN yang ingin melanjutkan pendidikan, bukan lagi tugas belajar yang di urus akan tetapi isin belajar”

Kota Palopo membutuhkan Magister (S2) dan ini harus di kembangkan lebih jauh lagi. Kedepan di harapakan bukan hanya magister Manajemen akan tetapi program magister yang lain lagi.

Ishak Iskandar Harapan kurikulum semakin di perbaiki agar bisa di terima di masyarakat, lembaga swasta dan di termia di mana saja, kurikulum ini penting untuk mahasiswa karena kurikulum yang mengarahkan mahasiswa.

Sementara itu Dr. Muh. Yusuf Q, S.E,M.M Direktur Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah menyampaikan arahannya yakni, keberadaan program pasca yang ada di Universitas Muhammadiyah adalah bukan milik suwasta, pasca sarjana murni salah satu program studi yang ada di muhammadiyah.

“pasca sarjana lahir karena penggabungan 3 program studi yang ada di Universitas Muhammadiyah, Sekolah tinggi Perekonomian Muhammadiyah, akademik kebidanan muhammadiyah Kota Palopo dan sekolah tinggi ilmu keguruan dan pendidikan muhammadiyah kota palopo.” ujarnya.

Selanjutnya Dr. Muh. Yusuf Q menambahkan Program pasca sarja sangat membantu di kalangan ASN yang ada di Kota Palopo karena ASN yang ingin melanjutnya pendidikan di luar kota dan harus memiliki surat tugas belajar dan ini sangat mempersulit ASN yang ingin melanjutkan pendidikannya, apabila pasca sarjana ini ada di kota palopo maka ASN tidak usah repot2 mngurus surat tugas belajar dan melepaskan semua jabatan dan fasilitas yang di milikinya.

FGD adalah rangkaian dari proses untuk mndapatkn berbagai informasi dari berbagai stake holders tentang perencanakan kurikulum kedepan, keberadaan program studi di perguruan tinggi tidak terlepas daripada kepentingan – kepentingan pihak luar dari kampus karena itu butuh inpu dan masuk dari para pemangku kepentingan kemudian di rancang untuk menjadi sembuh kurikulum, agar kedepan alumni yang di hasilkan dapat di terima dengan baik di luar.(fahjrin)

Komentar Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *